Sabtu, 28 Desember 2013



    PERJUANGAN SEORANG IBU DALAM MENDIDIK ANAK

Assalamu’alaikum wr.wb
Kami dari IPPNU kec. Tempuran akan menjelaskan artikel tentang “Peran ibu dalam membangun karakter bangsa”
Dalam ciptakan anak yang berkarakter , pasti tidak terlepas dari peran seorang ibu. Ibu ialah orang yang pertama mengajar kan dari suatu hal, baiknya seorang anak tergantung dari ibu yang mengajari nya. anak bagaikan sebuah memori kosong, jika memori itu di isi dengan hal yang bermanpaat maka manpaat lah memori yang tadinya kosong itu, dan sebaliknya jika memori itu hanya di isi dengan virus-virus maka akan rusak lah memori tersebut,seperti halnya seorang orang anak yangi perlu diisi akhlak dan kepribadiannya dengan didikan dan bimbingan seorang ibu.
Dalam sejarah Bangsa Indonesia sosok wanita sangatlah penting, yang kita ketahui sosok pemimpin kita seperti pak soeharto adalah sosok yang di segani, apa kalian pernah bertanya-Tanya, kenapa dia orang nomer satu di indonesia? Yang pasti tidak terlepas dari sosok ibu yang mendidiknyan dan mngajari untuk menjadi sosok pemimpin yang disegani oleh rakyatnya.  
Pada jaman sekarang di era goblalisasi, sosok seorang ibu sangatlah penting karena kemajuan bangsa kita tergantung ibu yang mendidik dan membimbingnya di waktu kecil, coba bayangkan jika semua ibu di negeri kita menelantarkan anaknya dan menyuruh anak nya meminta-minta. maka tidak akan  maju bangsa kita dan negeri kita ini,dan kembali ke zaman jahiliah atau zaman kebodohan,
Jika seorang ibu mendidik anak nya dari kecil dengan pendidikan formal di sekolah, dan di bentengi dengan ilmu agama, insya allah ketika dia sudah dewasa,  dia akan menjadi anak yang kuat iman nya dan teguh hati nya dalam memimpin bangsa kita.
Jadi seorang ibu lah yang akan menentukan karakter anak nya nanti setelah dewasa akan seperti apa. Tergantung kepada ibunya itu sendiri, bagaimana cara dia mendidik anak nya ? dan dengan cara seperti apa ? Pasti setiap ibu itu mempunyai cara yang berbeda-beda dalam  mendidik anak nya. Ada yang dengan cara halus, dan ada pula dengan cara yang kasar.

Betapa penting nya seorang ibu di dunia ini. Karena, mereka lah yang telah melahirkan kita kedunia, dan ibu lah yang telah mendidk kita dengan penuh kesabaran, dan perhatian perhatian. Maka janganlah kalian sakiti ibu kalian, yang telah merawat dan membesarkan kita dengan penuh kasih sayang sampai kita dewasa, sampai saat ini. Tanpa ibu, kita bukan siapa-siapa. Maka hormatilah ibu kita, jagalah air matanya jangan sampai ibu meneteskan air matanya karena kita.
Betapa berharganya ibu dalam kehidupan kita, perjuangan ibu yang begitu besar yang tak terhingga sepanjang masa, ibu hanya memberi dan ibu tak mengharapkan kembali tapi hanya perlu pengertian dari anaknya yaitu kita .
Ibu,kita mesti mengenang ibu, Tiap kali kita mengenang akan kebaikan, kesabaran, kasih sayang yang tulus dari hatinya. Kita duduk diam merenung menghadap tiada mendengar maupun melihat yang sebenarnya terjadi di sekeliling kita.kita ada,kita hidup di zaman globalisasi, dimana kehidupan pahit dan manis yang dirasakan itu.
Ibu, tempat kita kerap melepas pikiran, tempat kasih ibu terjalan bagai karangan cahaya. kita menderita sambil merasa nikmat, hati kita merasakan kesedihan akan tetapi sebaiknya ada pula rasa syukur, rasa syukur mendapat kebahagiaan yang diberikan oleh kasih ibunda kepada kita.
Dalam menjadikan seorang anak yang berkarakter baik dan berbudi luhur dan menjadikan seorang anak yang mampu membangun bangsa ini maju, makmur, jauh dari para koruptor maka sang ibu harus mampu mendidik anaknya dengan kedisiplinan, hal yang positif, dan yang bisa memajukan bangsa ini agar semakin makmur  dan sejahtera .
Perjuangan ibu tidak hanya sampai disini saja, beliau juga memperjuangkan yang di perjuangkan oleh ibu dalam jiwannya dan dirinya bukan berbatas kepada dirinya dan ke egoisannya dalam mendidik anak-anaknya agar menjadi orang yang sukses dan dapat memajukan bangsa ini.
Ibu bukan saja merasakan apa yang di rasakan oleh anaknya, tetapi seolah-olah ibu juga merasakan dan memperjuangkan anaknya demi menggapai cita-cita dan harapan yang di inginkan oleh anaknya. Karena itulah perjuangan ibu, cita-cita ibu ialah gambaran perjuangan dan cita-cita nya semua ibu di negeri ini.
Tanpa ibu, kita tidak bisa seperti ini. Perjuangan nya dalam memperjuang kan hidup anaknya dengan penuh susah payah dan tantangan yang dia hadapi dengan begitu penuh pengorbanan yang tak pernah terbayang kan oleh kita.
Sudah sepatut nya kita menghargai pengorbana dan perjuangan yang telah ibu berikan kepada kita sebagai anaknya.
Walaupun terkadang ibu sering memarahi kita, sebenarnya amarah yang di berikan itu bukan karena ibu jahat ataupun tidak sayang kepada kita. Akan tetapi, ibu menginginkan anak nya tumbuh menjadi anak bangsa yang bisa di banggakan oleh Negara-negara di seluruh pelosok negeri ini.
Ketahuilah, bahwa ibu menginginkan yang terbaik untuk anak nya. Walaupun perjuangan itu taruhan nya nyawa. Bencana yang dihadapi ibu demi mendapatkan sesuap nasi untuk anaknya. Dia rela tidak makan demi mencukupi kebutuhan hidup anaknya agar menjadi seorang anak yang bisa ia banggakan kelak, sungguh besar pengorbanan ibu dalam mendidik dan membimbing anaknya hingga seperti R.A Kartini yang mampu memperjuangkan bangsa ini demi menggapai kesejahteraan dan kemakmuran.
      Sekian artikel yang kami bisa jelaskan. Kurang lebihnya mohon di maafkan bila ada kata-kata yang tidak berkenan di hati pembaca. Terimakasih telah meyempatkan waktu anda untuk membaca artikel ini.
Wassalamu’alaikum wr.wb











Puisi untuk para ibu di negeri ini
*RENUNGAN*
Hadapi cobaan derita
Yakinlah pada yang kuasa
Semua akan tiada daya
Kala hadir, tabah, kebenaran dan iman
Saat surya terbit, janganlah kau bersenang
Gunakan pagi mu hingga petang mu tuk berjuang
Ingat! Tiap langkah mu dulu, dan sekarang
Menentukan nasibmu di masa datang
Semua dengan harapan
Teguh hati
Takkan mundur
Karena semua itu mungkin
Keyakinan telah tertanam
Segalanya tercapai
Jangan meragu!
Semuanya usai
Lakukan semua kehendak kalbu mu
Tapi janganlah kau umbar nafsu mu
Benar, harus menurut tuhan dan hukum
Jangan menganggap itu beban hidup mu
Karena inilah yang dinamakan kehidupan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar